Rabu, 21 September 2016

JERMAN- Gratis Pendaftaran untuk Beasiswa negara Jerman kuliah Luar Negeri tahun 2016 predikat TerbaikBeasiswa bidang  Jerman otomotif Luar Negeri ilmu Pendaftaran politik tahun 2016. Beasiswa Jerman ada banyak sekali terutama di Indonesia melalui beberapa program unggulan yang diberikan Jerman menjadi salah satu tujuan utama masyarakat Indonesia untuk kuliah setelah Belanda dan Negera lain seperti Jepang.

Bahakan menurut data dari pusat pengajian Beasiswa Luar Negeri Jerman menjadi tujuan belajar pelajar Indonesia dalam bidang industri transportasi khususnya, selain ke Australia dan beberapa negara lainnya, Indonesia dinilai cukup baik dalam penyaluran beasiswa ke Jerman, tentunya yang dikirim kesana dalah mereka yang memiliki kemampuan atau skill terbaik. Sebut saja seperti almuni lulusan Jerman Prof Habibi yang luar biasa jenius dan menghasilkan banyak penemuan.

Diantarnya kemampuan yang paling mengangumkan dari lulusan Jerman ini adalah dapat mendeteksi keretakan pesawat meski sekecil apapun tanpa harus memerikasa lama, hal ini tidak bisa dilakukan sembarang orang bahkan untuk memerikasa keretakan pesawat secara akuran diperlukan teknologi khusus diluar dari kemampuan yang dimiliki seseorang, selain itu ada banyak sekali penemuan yang membanggakan untuk indonesia.


Pendaftaran Online Beasiswa Jerman-Indonesia

Salah satunya saat ini beliau sedang mengembangkan produksi industri pesawat terbaik terbaru buatan asli Indonesia bahkan pesawat ini dinilai rusia menjadi yang terbaik dan terbaru, memang kendala untuk produksi adalah biaya yang tidak kecil untuk membuat dalam skala kecil saja harus mengelurkan triliunan rupiah. Seorang Habibi adalah salah satu produk hasil beasiswa Jerman Indonesia yang membanggakan dan mengharumkan nama Indonesia dimata dunia.

Jadi jika seseorang berusaha keras dan sungguh-sungguh akan menuai hasil sukses dari kerja keras. Ya Jerman adalah salah satu negara maju yang dipenuhi industri pembuatan transportasi yang menjadi prioritas adalah pembuatan mobil hampir seluruh dunia dikuasai oleh Jerman, bagi yang berminat mendaftar kuliah beasiswa Jerman disarankana anada lulusan atau mengambil seperti Teknik atau Ilmu Politik.

Meski beasiswa yang diberikan tidak hanya itu saja tetapi yang menjadi prioritas untuk Jerman adalah dunia idustri otomotif dan pabrikan mobil, tidak tanggung ada puluhan merek ternama asal Jerman dalam industri Otomotif, Jadi untuk kwalitas jangan diragukan lagi Jerman memang menjadi tujuan tepat untuk mahasiswa Indonesia bisa kuliah disana. Jika melihat dari deret prestasi almuni penerima Beasiswa ke Jerman tentu menjadi insirasi kita.

Pertanyaan sederhanya adalah Bagaiman untuk bisa memperoleh Beasiswa ke Jerman dan prosedur pendaftaran harus bagimana, inilah yang menjadi titik awal pembahasan kita pada kali ini melalui Beasiswa Jerman ini diharapkan Mahasiswa mampu mengembangakan beberapa potensi yang dimiliki. Ada banyak sekali beasiswa yang bisa anda ikuti untuk kuliah di Jerman terdiri dari jenjang pendidikan seperti Sarjana maupun Pascasarjana serta program doktoral berikut informasinya kami akan berikan simak selengkapnya dibawah ini.

1. Beasiswa ke Jerman DAAD.

DAAD adalah salah satu lembaga yang bekerjasama dengan pemerintah memberikan beasiswa salah satunya adalah ke Jerman lembaga ini memiliki link dari jerman langsung, membuka beberapa program beasiswa serta jurusan yang ada, ditujukan bagi pelajar Indonesia untuk bisa mengikuti seleksi yang terpenting dalam proses pendaftaran adalah mengikuti semua prosedur pendaftaran yang ada. Cara pendaftaran tidak begitu sulit langsung saja kunjungi situs resmi www.daadjkt.org region Jakarta kemudian isi aplikasi form yang ada sesuai dengan data diri anda proses selanjutnya akan di jelaskan melalui web resmi pendaftaran beasiswa ke Jerman.

DAAD merupakan
lembaga asal jerman bergerak dalam bidang pendidikan bekerjasama dengan Indonesia untuk memberikan beasiswa, jika diatas tadi mengenai DAAD regional Jakarta untuk satu ini adalah asal Jerman langsung, anda juga bisa mengikuti prosedur pendaftaran melalui DAAD Jerman, sama saja hanya saja untuk program beasiswa Region lebih dipriotiskan untuk Indonesia sementara DAAD untuk seluh kerjamasa dengan negara lain. Cara pendaftaran dilakukan melalui online di www.daad.de.

Menurut informasi dikuti dari Kompas Untuk DAAD, umumnya menawarkan program beasiswa untuk jenjang master dan doktorat bagi mahasiswa, dosen maupun peneliti dari sektor publik maupun swasta. Sementara bagi mahasiswa S1 khususnya untuk jurusan sastra Jerman ditawarkan program summer course dan beasiswa studi selama satu semester.


2. Germany Scholarship Programme (Beasiswa IGSP) Kemdiknas dan DIKTI

Beasiswa ini diberikan bagi mereka yang ingin kuliah ke Jerman dengan jenjang kuliah Doktoral selain itu DIKTI juga membuka untuk program beasiswa ini untuk mendaftar cukup mudah tinggal akses situs resmibeasiswa.kemdiknas.go.id kemudian pilih beasiswa Luar Negeri. Carap Pendaftaran Beasiswa  IGSP DIKTI hampir sama kunjungi situs resmi beasiswa.dikti.go.id pilih Beasiswa Luar Negeri. Untuk Jenjang pendidikan S2 dan S3.


3. Beasiswa Riset Yayasan Alexander von Humboldt ke Jerman.

Beasiswa ini diberikan kepada Pelajar Indonesia yang ingin melakukan kuliah dan kajian penelitian bidang tertentu nantinya akan diberikan biaya berupa subsidi pendidikan melalui beasiswa pemerintah Indonesia mengharapkan dari adanya program ini diharapakan pelajar yang ingin kuliah ke Jerman khususnya dalam pendalaman reset tertentu dapan mengembangkan penelitiannya secara maju, jika anda memiliki Riset di bidang tertentu anda bisa mengikuti beasiswa ini. Cara pendaftaran melalui situs resmi www.funding-guide.de untuk jenjang pendidikan S2 dan S3.

Ada banyak sekali beasiswa yang bisa diikuti untuk semua jenjang perguruan tinggi, hanya saja untuk proses pendaftaran anda harus dinyatakan memenuhi beberapa persyaratan secara umum terlebih dahulu seperti beberapa hal yang akan admin uraikan dibawah ini simak selengkapnya untuk persyaratan Beasiswa Jerman dan Luar Negeri.


Persyaratan Umum.

  • Peryaratan Bahasa Inggris dibuktikan nilai TOEFL dan IELTS.
  • Persyaratan Akademik Mencapai nilai minimum yang ditentukan.
  • Persyaratan Visa, pembuatan Visa untuk Mahasiswa Asing selama tinggal di Jerman.
  • Persyaratan Asuransi Kesehatan Mahasiswa Asing diperuntukan apabila terjadi menyangkut kesehatan diri Mahasiswa selama tinggal di Jerman. 
  • Untuk Persyaratan lain dapat diakses melalui situs resmi dari masing-masing beasiswa Jerman Indonesia.
Untuk informasi pendaftaran dilaksanakan sesuai dengan kebijakan dari masing-masing pemberi beasiswa adapun berikut ini ringkasan jadwal dan perkiraan pembukaan pendaftaran dari setiap tahun secara umum meliputi beberapa fase untuk Beasiswa S1 Ke Jerman dibuka awal tahun, untuk Beasiswa S2 dan S3 dibuka pertengahan dan akhir tahun untuk lebih jelas simak selengkapnya dibawah ini.

Jadwal Pendaftaran Beasiswa Jerman.

Periode 1:  Januari- April 2016
Periode 2 : Aplir - Juni 2016.
Periode 3. September 2016. 

Dari beberapa informasi seputar Beasiswa Indonesia ke Jerman dapat disimpulkan ada banyak sekali beasiswa yang ditawarkan mulai S1, S2 san S3 dan jurusan yang berbeda nantinya pembiayaan beasiswa semua ditanggung sepenuhnya oleh lembaga yang memberikan jadi bisa dibilang tinggal kuliah saja tidak usah memikirkan biaya lagi, tetapi untuk seleksi atau tes cukup ketat yang menjadi prioritas adalah bahasa Inggris yang harus dimatangkan.

Demikianlah yang dapat admin sampaikan kurang dan lebihnya mohon maaf jika, yang harus diingat bahwa ada banyak juga lembaga yang sudah tidak lagi bekerjasama dengan antara Jerman dan Indonesia sejak tahun-tahun sebelumnya jadi sebelum mendaftar yang harus diperhatikan info yang didapat apakah benar-benar update atau tidak jangan sampai salah info hehe, admin doakan semoga lulus seleksi Beasiswa Jerman sesuai yang diharapkan amin.

Selasa, 20 September 2016

Prosedur Pendaftaran S2 di Universitas Jerman

Prosedur Pendaftaran S2 di Universitas Jerman

Halo.. Berhubung sepertinya masih ada yang bingung tentang prosedur untuk pendaftaran S2 di universitas Jerman, maka pada postingan kali ini, saya akan mencoba menuliskan tentang prosedur pendaftaran S2 ini.
PERSIAPAN DOKUMEN
Okeh, First thing first… Untuk memudahkan proses pendaftaran, kita siapkan terlebih dahulu dokumen-dokumen yang biasanya dibutuhkan untuk pendaftaran S2 di Jerman. Sepengalaman saya mendaftar kampus-kampus yang ada di sana. Ini dia dokumen-dokumen yang harus saya persiapkan:
Wajib
  1. Curriculum Vitae
  2. Motivation Letter
  3. Recommendation Letter (1 Kepala Program Studi, 1 Dosen Pembimbing, 1 Dekan Fakultas)
  4. Ijazah S1 + Terjemah  dari ijazah S1 yang telah dilegalisir
  5. Transkrip S1 + Terjemah dari transkrip S1 yang telah dilegalisir
  6. Ijazah SMA + Terjemah dari ijazah SMA yang telah dilegalisir
  7. STTB SMA + Terjemah dari STTB SMA yang telah dilegalisir
  8. Sertifikat TOEFL IBT / IELTS Academic Module
  9. Sertifikat B1/ZD/DSH/Testdaf (Tergantung yang diminta oleh universitas)
  10. Fotokopi Paspor/SPRI
Kesepuluh dokumen ini amat saya sarankan disertakan ke dalam dokumen yang akan kita serahkan pada saat pendaftaran program S2 di universitas Jerman. Meskipun mereka tidak meminta sertifikat bahasa Jerman / bahasa Inggris, tapi tidak ada salahnya untuk menyertakan semuanya, hal ini dilakukan agar menunjukkan bahwa kita bisa 2 buah bahasa yang keberadaanya diakui secara internasional.
Dokumen terjemahan bisa dibuat dalam berbagai bahasa yang diterima oleh universitas yang kita daftarkan. Sebagai contoh, TU München menerima pendaftaran dalam 3 bahasa: Inggris, Jerman, dan Perancis. Maka bebas dari kita untuk memilih 1 di antara 3 bahasa tersebut. Akan tetapi untuk mempermudah ke depannya, saya menyarankan untuk menerjemahkan dokumen tersebut ke dalam bahasa inggris atau jerman.
Optional
  1. Essay
  2. Portofolio Proyek kita
  3. GRE / GMAT
Kedua dokumen (1, dan 2) ini bersifat opsional, tapi saya menyarankan untuk menyertakannya. Hal ini dimaksudkan agar kita bisa show-off kepintaran yang kita miliki (dengan cara yang elegan). Kenapa kita bisa show-off dengan menggunakan dokumen ini? Jawabannya satu, karena di duni akademik sudah menjadi seperti aturan gak tertulis bahwa kepintaran seseorang itu bisa tercermin dari tulisan-tulisan yang dibuat oleh orang tersebut. Dan di sinilah kesempatan kita untuk menunjukkan bahwa kita lebih baik daripada kandidiat lainnya.
Sedangkan dokumen yang ke-3 juga bersifat optional, tapi disarankan. Biasanya universitas yang ada di Jerman tidak mewajibkan kita untuk mengambil GRE ini. Akan tetapi saya menyarankan untuk mengambil tes ini jika keadaanya memungkinkan. Tujuannya sama dengan dokumen nomer 1, dan 2, yaitu untuk menunjukkan tingkat kepintaran kita. Semakin banyak parameter yang menunjukkan kita pintar, dan cocok sebagai kandidat program master di universitas yang kita tuju, semakin baik bukan? 😀
PENCARIAN INFO DI UNIVERSITAS
Berikutnya kita masuk ke tahap pencarian informasi di universitas yang akan kita daftarkan. Ada baiknya juga pencarian info di universitas yang akan kita masuki ini dilakukan dari jauh-jauh hari, dan dilakukan secara bersamaan dengan tahap persiapan dokumen. Memang berat sih jadinya, tapi semua ini dilakukan biar waktu kita jadi lebih efisien, dan agar kita tidak kelewatan deadline yang diberikan oleh universitas yang kita tuju.
Untuk pencarian info dari universitas ini tidak bisa saya berikan di sini secara lengkap. Karena lokasi dari informasi dari tiap-tiap universitas akan berbeda-beda, baik lokasi di dalam webnya, ataupun penyusunannya. Agak ribet sih sebenernya proses pencarian informasi ini, tapi menurut saya di sinilah seninya proses pendaftaran S2 di Jerman (dan luar negeri), kita harus bisa mengdapatkan informasi yang kita butuhkan untuk program pendaftaran dari web mereka. Dan jangan khawatir, biasanya semua hal sudah mereka cantumkan di dalam web mereka. 😀
Apa saja yang akan kita cari dari web universitas ini? Yang akan kita cari kurang lebih adalah hal-hal di bawah ini (biasanya terletak pada bagian prospective students, ataupun international students):
  1. Informasi tentang pendaftaran calon mahasiswa baru.
  2. Informasi tentang jurusan apa aja yang dibuka oleh mereka, dan syarat-syarat untuk masuk ke dalam jurusan tersebut.
  3. Deadline pendaftaran mahasiswa baru.
  4. Form pendaftaran program studi s2.
  5. Alamat pengiriman dokumen aplikasi
PENGIRIMAN DOKUMEN
Setelah informasi kita dapatkan, dan kita telah mengisi semua formulir yang diperlukan untuk pendaftaran, langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah mengirimkan dokumen-dokumen pendaftaran tadi ke universitas yang kita tuju. Biasanya mereka sudah menentukan alamat pengiriman dokumen berdasarkan jurusan yang ingin kita ambil. Karena itu, pastikan bahwa kita mencatat alamat pengiriman yang benar. Jangan sampai kita salah mencantumkan alamat pengiriman dokumen tersebut, karena bisa jadi kita terpaksa mengirim lagi semua dokumen pendaftaran tersebut, dan itu akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
Berikut sedikit tips untuk pengiriman dokumen:
  1. Cetaklah dokumen-dokumen yang kita buat sendiri (CV, Motivation Letter, dlsb) dengan menggunakan printer laser. Jika kita tidak punya? Cari! Pasti ada donk di warnet ataupun yang sejenisnya. Kenapa hal ini saya sarankan? Hal ini dikarenakan hasil cetak printer laser akan lebih terkesan professional jika dibandingkan dengan hasil cetak printer inkjet/bubblejet.
  2. Gunakan juga kertas yang agak tebal untuk kegiatan cetak mencetak (jangan pakai yang 70 gram!)
  3. Gabungkan dokumen-dokumen yang akan kita kirimkan dengan menggunakan paper clip, dan bukan stapler. Hal ini dilakukan untuk memudahkan mereka mengkategorikan, dan memisahkan dokumen-dokumen kita sesuai dengan standar dan kebutuhan mereka.
  4. Gunakan jasa pengiriman yang sudah anda percaya. Saya sendiri menggunakan jasa pengiriman DHL. Memang agak mahal sih biayanya (berkisar antara 400 ribu rupiah), akan tetapi jasa pengiriman DHL ini selalu sampai ke sana antara 3-4 hari kerja. Di samping itu, saya juga bisa melihat real time posisi dokumen saya melalui web.
MENUNGGU PENGUMUMAN
Setelah kita kirimkan dokumen yang dibutuhkan, tinggal tunggu notifikasi dari universitas bahwa dokumen kita sudah diterima dan sedang diproses. Dan setelah itu, tinggal tunggu secara resmi pengumuman dari hasil pendaftaran kita di deadline yang telah ditentukan oleh universitas tersebut.
PROSES DAFTAR ULANG
Setelah kita diterima di universitas yang kita mau, selanjutnya tinggal melakukan proses daftar ulang di universitas tersebut. Biasanya tata cara proses daftar ulang ini akan diberitahukan, dan bisa kita lihat pada halaman web universitas tersebut.
.
Well, itu dia gambaran umum dari proses pendaftaran S2 di universitas jerman. Informasi yang ada pada tulisan ini bukan berfungsi sebagai pengganti dari petunjuk pendaftaran yang ada di universitas-universitas Jerman, akan tetapi berfungsi sebagai gambaran umum dari proses apa saja yang biasanya harus kita lewati pada saat mendaftar ke universitas yang ada di Jerman. 😀
Semoga tulisan saya ini berguna.

sumber : http://jermandes.kelasnusantara.com/prosedur-pendaftaran-s2-di-universitas-jerman/


link kuliah di jerman

http://jermandes.kelasnusantara.com/

Beasiswa Jerman 2016 – 2017 (S2, S3)

Beasiswa Jerman 2016 – 2017 (S2, S3)

Ada beberapa pilihan beasiswa di Jerman tahun akademik 2016 – 2017 yang bisa diikuti. Salah satunya adalah beasiswa dari Heinrich Böll Foundation. Beasiswa ini sebetulnya disediakan mulai dari jenjang S1, S2, dan S3. Namun, untuk mahasiswa internasional seperti Indonesia, beasiswa hanya terbuka untuk gelar S2 dan S3. Nah, Anda yang berencana melanjutkan studi di Jerman atau saat ini tengah menjalani kuliah di Jerman bisa mencoba penawaranbeasiswa 2016 ini. Persiapan pendaftaran sudah bisa dilakukan, meskipun pengajuan aplikasi online baru dibuka 20 Januari 2016. 

Heinrich Böll Foundation yang menawarkan beasiswa Jerman 2016 – 2017 mengalokasikan sekitar 1.000 kuota beasiswa. Pelamar dapat memanfaatkan beasiswa tersebut untuk melanjutkan studi di universitas, universitas ilmu terapan (‘Fachhochschulen’), atau universitas-universitas seni (‘Kunsthochschulen’) yang ada di Jerman. 

Beasiswa yang ditawarkan berupa tunjangan sebesar € 750 per bulan serta sejumlah tunjangan pribadi bagi penerima beasiswa S2. Sementara, beasiswa S3 juga dalam bentuk tunjangan bulanan sebesar € 1000 plus €100 untuk tunjangan bepergian, dan sejumlah tunjangan pribadi lainnya. Hanya saja perlu dipahami, beasiswa Heinrich Böll Foundation tidak mencakup biaya kuliah di universitas, sehingga harus dibiayai sendiri atau mencari sumber pendanaan lain untuk menutupi biaya tersebut. 

Persyaratan: 
Program master:
1. Anda bisa mendaftar sebelum memulai program master atau kapan saja hingga akhir semester pertama dari program master 
2. Pelamar telah menyelesaikan gelar sarjana 
3. Memiliki pemahaman bahasa Jerman yang baik atau sangat baik (setidaknya level B2). Silakan ajukan bukti dokumen. Lokakarya seleksi umumnya diadakan di Jerman. Jika beasiswa dikabulkan, kursus intensif bahasa Jerman dapat didanai

Program doktor: 
1. Saat mendaftar (beasiswa), pemohon harus sudah diterima sebagai mahasiswa doktor di institusi perguruan tinggi Jerman yang diakui 
2. Prioritas akan diberikan kepada proyek-proyek disertasi yang terkait dengan wilayah kerja dari Heinrich Böll Foundation 

Program doktor dengan fokus program “Transformation Research”:
1. Saat mendaftar (beasiswa), pemohon harus sudah diterima sebagai mahasiswa doktor di institusi perguruan tinggi Jerman yang diakui atau negara Uni Eropa 

Pendaftaran: 
Pengajuan aplikasi dilakukan secara online. Pelamar dapat mengajukan aplikasi mulai 20 Januari 2016 hingga 1 Maret 2016 untuk musim semi 2016. Anda bisa mendaftar pada jadwal tersebut serta melengkapiformulir aplikasi serta dokumen aplikasi yang diminta di Info Sheet yang tertera di laman Heinrich Böll Foundation. 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi: 
Bärbel Karger, 
Tel: 030 28534-400
E-mail: studienwerk@boell.de
www.boell.de/scholarships 

sumber : http://www.beasiswapascasarjana.com/2015/12/beasiswa-jerman-2016-2017-s2-s3.html

Cara Pandang Pak Anies Baswedan dan Pak Joko Widodo tentang ahli Indonesia di LN


 
 
 
 
 
 
Rate This

anies-baswedan-jokowi
Cara Pandang Pak Anies Baswedan dan Pak Joko Widodo tentang ahli Indonesia di LN
Pak Anies Baswedan:
Saat bicara di depan ahli-ahli Indonesia di Hamburg yang dihadiri ratusan Profesional, Ahli, Peneliti, Akademisi dan Pengusaha, Pak Anies Baswedan bilang: “Para orang Indonesia hebat di luar negeri itu sesungguhnya adalah “front runner”, para pelari terdepan yang membukakan pintu bangsa Indonesia bersaing secara interrnasional”.
Jadi, sebaiknya tetap lah di luar negeri di posisi anda saat ini! Optimalkan posisi anda semua untuk membantu tanah air. Akses, jejaringan dan pengetahuan anda akan berguna untuk bersinerji dengan tanah air. Orang di Indonesia tidak punya akses internasional sebesar anda di LN maka bantu Indonesia dengan kelebihan yang anda miliki. Jika semua pulang ke Indonesia, semua jaga gawang, maka siapa yang ada di garis depan membantu mencetak gol dalam persaingan internasional?
Para ahli Indonesia di luar negeri sesungguhnya pembuka sekaligus pengentas Jalan bagi Indonesia untuk membangun Aliansi Stategis Internasional, Transfer of Knowledge and Technologi, Kolaborasi Riset, Business Partnership, Melakukan Diplomasi Budaya, dll. Ini tugas amat penting sehingga kelak Indonesia tidak cuma jadi penonton di persaingan internasional. Begitu kira-kira yang saya tangkap saat Pak Anies bicara di Hamburg.
Dengan bahasa gampangnya kira2 aku simpulkan Pak Anies mau bilang: “Nationalisme itu bukan Locus (tempat domisili) tapi Kontribusi terhadap tanah air.
Secara tegas Pak Jokowi disaat memperingati hari Kemerdekaan meminta para ahli Indonesia pulang. Ada 74 Professor Indonesia di AS dan berusaha memulangkan mereka untuk kembali ke tanah air. Tidak cuma di AS tapi juga di LN lainnya. Pak Jokowi berpikiran jika mereka di tanah air maka akan lebih banyak memberikan kontribusinya.
Sangat mungkin mereka akan bisa jadi Menteri, Gubernur, Anggota DPR termasuk Pimpinan Partai dan sehingga keahlian mereka bisa membuat mereka menududuki jabatan-jabatan politis yang bermanfaat buat Indonesia. Contoh paling hangat Pak Archandra diangkat jadi Mentri ESDM (sayang terjadi skandal kebohongan publik tentang kewarganegaraan dari sdr Archandra yang membuat Pak Jokowi kecewa sehingga diberhentikan).
Bisa juga para ahli tersebut dimanfaatkan untuk membantu tim riset kita di LIPI, BPPT, LAPAN, LEN, BATAM dan perbagai pusat penelitian lainnya serta juga menjadi dosen/professor di berbagai PTN/PTS kita. Para ahli tersebut akan bergabung 1 team dengan para ahli Indonesia yang sudah berkarir puluhan tahun di institusi tanah air. Harapannya, institusi Indonesia menjadi semakin hebat.
Selain itu mungkin saja bisa dikaryakan di BUMN-BUMN Indonesia untuk menduduki jabatan pimpinan Strategis BUMN sehingga BUMN kita bisa bertarung di level internasional. Bisa juga mereka berkarir di perusahaan2 swasta tanah air.
Dalam bahasa sederhanaku kumaknai: Bapak Jokowi berkeyakinan Indonesia mampu memberikan habitat, lingkungan dan sistem yang sama hebatnya dengan luar negeri seperti Amerika, Eropa, Jepang, dan negara maju lainnya sehingga saat para ahli itu pulang ke Indonesia maka Indonesia sudah siap sediakan dana ratusan milyar atau trilyunan untuk membiayai proyek penelitiannya, semirip pak BJH pulang ke Indonesia. Seperto dana bonanza minyak kita diinvestasikan untuk inovasi yang dibangun Pak BJ Habibie. Jadilah, para ahli tersebut saat pulang benar2 berkarya seperti Pak BJH pulang ke tanah air.
XXXXX
Bagiku, kedua sudut pandang ini menarik untuk dicermati…
Dari Tepian Lembah Sungai Elbe

sumber : https://ferizalramli.wordpress.com/2016/08/19/cara-pandang-pak-anies-baswedan-dan-pak-joko-widodo-tentang-ahli-indonesia-di-ln/#comment-7041

Daad.de

https://www.daad.de/de/

http://www.daadjkt.org/index.php?home-bahasa-indonesia


About DAAD

Selamat Datang di DAAD Kantor Regional Jakarta

AS Jakarta.jpg
Pusat Bisnis Jakarta
DAAD adalah organisasi bersama dari institusi pendidikan tinggi dan asosiasi mahasiswa Jerman. Tujuan kami adalah meningkatkan kerjasama akademis di seluruh dunia, terutama melalui pertukaran mahasiswa, akademisi dan ilmuwan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan pelayanan DAAD secara umum, silakan mengunjungi www.daad.de
Di samping kantor pusatnya di Bonn, DAAD diwakili oleh 15 kantor perwakilan di berbagai kota di seluruh dunia. DAAD perwakilan Jakarta dibuka pada tahun 1990, dan telah merekam sejarah panjang hubungan Indonesia-Jerman dalam bidang pendidikan tinggi. Misi DAAD di Indonesia adalah memelihara hubungan kerjasama yang telah terjalin dengan baik.

http://www.daadjkt.org/index.php?home-bahasa-indonesia

DAAD


DAAD kantor Jakarta:

  • Menawarkan konsultasi perseorangan mengenai beasiswa yang tersedia dan kesempatan studi di Jerman
  • Menyelenggarakan sesi orientasi tentang pendidikan tinggi, studi dan penelitian di Jerman
  • Ikut serta dalam pameran pendidikan
  • Mempersiapkan penerima beasiswa jangka panjang ( pelatihan persiapan mengenai kebudayaan sebelum keberangkatan )
  • Membantu alumni DAAD dan perhimpunannya serta institusi pendidikan tinggi Indonesia, misalnya penyelenggaraan konferensi dan penempatan dosen tamu dari Jerman
  • Menerbitkan NADI (Nachrichten fuer Alumni und Deutschland Interessierte), jurnal alumni DAAD Jakarta

Jika Anda tertarik dengan salah satu dari pelayanan tersebut, jangan ragu-ragu untuk menghubungi kami. Pengunjung yang datang ke kantor dapat mengambil brosur-brosur yang terdapat di perpustakaan kecil kami; dimana brosur-brosur berisi informasi tentang universitas-universitas di Jerman, institusi riset, sistem pendidikan tinggi Jerman serta kehidupan sehari-hari di Jerman.

Untuk kenyamanan anda, DAAD kini menawarkan informasi melalui seri DAAD Webinar, yang dapat diikuti siapapun yang mencari informasi melalui komputer, tab, atau smartphone dengan persyaratan terkoneksi koneksi internet stabil dan telah mendaftar ke media@daadjkt.org; dan semua ini dapat diakses darimana pun anda berada.
Topik mengenai masing-masing Webinar dapat dilihat di bawah.

sumber : http://www.daadjkt.org/index.php?pengantar

TIPS buat yang ingin kuliah di Jerman: from Zero to Hero!

Buat siapa saja yang ingin kuliah di Jerman, ini TIPS dari saya agar anda bisa sukses kuliah di Jerman.
Sedikit intro Penting:
Saya sering mendapatkan pertanyaan japri baik melalui inbox Fesbuk, Email maupun di Blog saya seperti ini: “Pak Ferizal, kuliah di Universitas mana yang bagus jika saya ingin sekolah di Jerman?”
Dari pada saya jawab sepenggal-sepenggal tentang sekolah di Jerman maka ini saya beri pointer2 penting tentang kuliah di Jerman berdasarkan pengalaman saya secara komprehensif:
1. Kualitas Universitas di Jerman itu relatif sama bagusnya untuk berbagai jurusan. Jadi, pertanyaan universitas mana yang paling bagus atau terbaik itu adalah pertanyaan yang TIDAK relevan.
Memang tetap ada perbedaan kualitas antara jurusan A di Univ X dengan jurusan A di Univ Y, tapi itu bukan faktor yang relevan untuk dipertimbangkan secara serius karena perbedaan kulitasanya tetap relatif kecil.
2. Yang terpenting kuliah di Jerman itu adalah anda DITERIMA terserah di Universitas manapun dan anda MAMPU lulus.
Ingat ini yang terpenting: diterima dan mampu lulus! Penting diperhatikan jangan anggap remeh masalah bisa lulus kuliah di Jerman. Pendidikan di Jerman itu amat keras dan rasionalis dingin. Untuk bisa lulus ujian anda harus memenuhi standard lulus yaitu bisa menjawab 65% dari soal! Artinya, skor anda dalam ujian harus 65% baru diluluskan oleh Professor anda. Jika anda 3 kali tidak lulus pada mata kuliah yang sama maka anda akan di-D.O tanpa ampun!
3. Yang juga penting adalah pilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuan anda dan ilmunya itu sesuai dengan kebutuhan Indonesia serta bisa anda manfaatkan saat kembali ke tanah air. Jangan sampai jurusan yang anda ambil justru tidak dibutuhkan di tanah air sehingga anda malah kebingungan saat kembali ke tanah air.
4. Yang penting lainnya adalah anda harus tahu apakah ingin menjadi Praktisi atau Akademisi. Jika anda ingin jadi Praktisi maka pilih lah FH (Fachhochschule). Kuliah di FH bisa sampai jenjang S2 tetapi anda akan sulit lanjutkan ke S3. Hanya industri biasanya lebih suka lulusan FH yang banyak prakteknya dari pada lulusan Universität.
Jika anda ingin jadi akademisi sampai S3 maka ambillah Universität. Untuk menjadi akademisi sebaiknya tidak ambil FH karena lulusan FH akan sulit lanjutkan studi sampai jenjang S3.
Khusus untuk bidang Teknik maka pilihan yang paling ideal buat anda, baik ingin jadi Praktisi ataupun Akademisi, sebaiknya ambil lah TU (Technische Universität). TU ini kuat di praktisi juga kuat di akademisi.
5. Kuliah di Jerman untuk yang NEGERI semuanya relatif gratis. Apalagi untuk perkuliahan dalam B. Jerman maka hampir semuanya gratis baik dari S1 sampai dengan S3. Untuk yang kuliahnya dalam B. Inggris pun untuk level S1 hampir semuanya gratis.
Untuk level S2 dalam B. Inggris ada yang bayar terutama jika anda ambil MBA tetapi untuk jurusan lainnya selain MBA kebanyakan gratis pada level S2 meskipun dalam B. Inggris.
Tersedia program dalam B. Inggris maupun B. Jerman di berbagai jenjang studi dan berbagai jurusan. Tentu saja jurusan B. Jerman jauh lebih banyak penawaran dari pada program internasional. Hanya saja untuk Program S3 biasanya menggunakan B Inggris.
6. Bea Siswa level S1 dan S2 untuk kuliah di Jerman relatif TIDAK ada dikarenakan kuliahnya sudah gratis. Sementara untuk level S3 bea siswa atau kerja sebagai peneliti tersedia berlimpah. Bea siswa studi di Jerman untuk S3 biasanya sekitar 1000 Euro (tanpa keluarga) sampai dengan 1.300++ Euro (dengan keluarga). Jika anda kerja dengan Professor penuh waktu maka anda bisa berpenghasilan antara 1.800 sampai dengan 2.400 Euro per bulan.
7. Biaya hidup di Jerman untuk seorang pelajar sendirian sekitar: 500 Euro per bulan minimal. Ini sudah mencakup biaya hidup, makan, akomodasi, serta juga biaya transport yang kebanyakan mahasiswa dapat “Semester Tiket” sehingga mereka bisa gratis menggunakan fasilitas transportasi publik yang begitu bagus selama studinya. Selain itu juga mencakup biaya asuransi kesehatan yang fasilitasnya amat sangat bagus.
8. Jika anda pilih kuliah dalam B. Jerman maka level B. Jerman anda minimal harus lulus ujian C1. Jika anda ambil kuliah dalam B. Inggris maka selain TOEFL standard 550, anda juga harus lulus level B. Jerman B1 paling minimal.
Urutan level B. Jerman dari yang terendah ke yang tertinggi: A1, A2, B1, B2, C1, C2.
Untuk belajar B. Jerman saran saya sampai level minimal B1 itu di Indonesia. Menurut saya, sebaiknya untuk mempelajari Bahasa Asing termasuk B. Jerman maka tingkat dasarnya belajar di Indonesia saja; diajari oleh Guru Bahasanya orang Indonesia serta diajarkan dalam B. Indonesia sehingga anda mudah memahaminya. Baru setelah lulus B1 atau B2 anda sebaiknya melanjutkan B. Jerman anda di Jerman.
9. Dimungkinkan kuliah sambil kerja di Jerman. Anda punya kesempatan kerja Full Time selama 90 hari saat liburan Summer dan bisa berpenghasilan 1.500-2.000 Euro per bulan jika sedang nasib baik dapat kerja full time di musim liburan panas. Anda pun bisa memilih opsi kerja part time dimana hak bisa kerja anda dalam setahun itu selama 180 hari kerja part time. Opsi lainnya anda bisa kerja sepanjang tahun asal per bulan penghasilan anda tidak lebih dari 400 Euro yang dikenal dengan pekerjaan mini job!
Tapi saya TIDAK sarankan anda kuliah sambil kerja di Jerman kecuali anda benar-2 TIDAK punya uang untuk biaya hidup. Fokus kuliah saja di Jerman itu banyak yang ndak bisa lulus apalagi anda kuliah sambil kerja. Ingat anda kuliah di sebuah sistem yang ketat, bahasanya bukan bahasa Ibu buat anda plus secara kultur sistem pendidikan Jerman amat berbeda dengan kebiasaan anda di Indonesia. Jangan sampai karena kerja untuk dapat „uang receh“ malah anda di DO!
10. Filosofis pendidikan di Jerman itu „link and match“ artinya keterikatan dengan industri itu kuat. Usahakan anda bisa ambil Praktikum, Apprenticeship atau kerjakan Thesis di perusahaan. Ini akan membuat anda punya 3 keuntungan:
(1) Anda dapat pengalaman riil di Perusahaan
(2) Anda digaji, jika Praktikum kira-kira 400-600 Euro per bulan, jika Apprenticeship atau kerjakan Thesis bisa malah sampai 600-1.000 Euro per bulan.
(3) Selain itu jika anda dianggap bagus oleh perusahaan maka saat lulus langsung kerja di perusahaan tersebut.
Hanya syarat untuk bisa dapat tempat Praktikum, Apprenticeship atau Riset Thesis di perusahaan itu disyaratkan nilai bagus plus biasanya diharuskan bisa komunikasi B. Jerman.
11. Jika anda lulus dari Jerman maka anda bisa perpanjangan visa anda selama 1 tahun dengan tujuan untuk mencari kerja di Jerman. Jadi, anda ndak langsung „diusir“ oleh Pemerintah Jerman saat anda lulus. Anda berkesempatan memperpanjang visa anda 1 tahun untuk cari kerja. Apabila anda dapat kerja di Jerman maka sesuai dengan peraturan tenaga kerja Jerman, anda akan bergaji MINIMAL (buat lulus fresh graduated) sekitar 40.000 Euro brutto per tahun. Anda akan dapat visa kerja di Jerman dengan syarat: (1) diterima di perusahaan yang bidang kerjanya sesuai dengan studi anda serta (2) gajinya memenuhi standard minimal diatas yaitu sekitar 40.000 Euro.
12. Jika anda memutuskan langsung pulang ke tanah air setelah lulus maka saran saya segera menghubungi Website ZAV. Dari website tersebut anda bisa dibantu dicarikan kerja oleh pemerintah Jerman sehingga saat anda pulang ke Indonesia tidak perlu melamar kerja lagi. Gengsi ah lulusan Jerman kok harus ngantri melamar kerja di perusahaan🙂
Jadi, anda langsung kerja di Indonesia bahkan tiket anda pulang ke Indonesia pun dijamin pemerintah Jerman. Di Indonesia anda akan disubsidi pemerintah Jerman selama 2 tahun sekitar 500-600 Euro per bulan plus oleh instansi di Indonesianya pun anda akan digaji sekitar 1-2 juta IDR. Total keseluruhan anda bisa bergaji antara 9-11 juta per bulan selama kontrak 2 tahun. Cukup lumayan buat lulusan baru tanpa pengalaman kerja dan lulus langsung bergaji 9-11 juta IDR di Indonesia dan tidak perlu susah-susah melamar kerja, bahkan jika mata uang Euro seperti hari ini maka gaji anda bisa mencapai 13 juta IDR.
13. Kesimpulannya pentingnya:
(1) Penguasaan Bahasa kunci suksesnya. Usahakan anda bisa B. Jerman minimal level B2 dan TOEFL B. Inggris 570. Jika ada waktu senggang selama kuliah maka ambil kursus bahasa baik B. Jerman maupun Iggris di Universitas tempat anda kuliah yang biasanya gratis.
(2) Fokuslah pada kuliah untuk mencapai nilai tinggi sehingga bisa praktikum di perusahaan dan anda sangat mungkin setelah lulus akan langsung kerja di perusahaan di Jerman.
(3) Pilih jurusan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan di tanah air. Kuliah di universitas manapun di Jerman itu sama saja yang penting bisa lulus serta jika ingin pulang ke tanah maka segera hubungi ZAV agar bisa langsung kerja saat tiba di tanah air.
Selamat dan sukses buat anda. Saya tunggu anda di Jerman…
Dari Tepian Lembah Sungai Main,
Ferizal Ramli

Link ini amat berguna bagi siapapun yang ingin sekolah di Jerman. Sekolah di Jerman itu gratis, belajar B. Jerman pun bisa dilakukan secara online dengan gratis. Jadi, ini peluang emas buat siapapun yang ingin study di Jerman.
Berikut dibawah ini ada 5 artikel terkait tentang study di Jerman untuk menambah informasi anda tentang sekolah di Jerman:
1. Study di Jerman, siapa takut…?!!!
2. Studi di Jerman!…Di Jerman!!!
3. Ranking Universitas Eropa
4. 7 Alasan Kuliah di Jerman Fardhu Ain Hukumnya
5. TIPS buat yang ingin kuliah di Jerman: from Zero to Hero
6. Untuk mengetahui daftar universitas di Jerman beserta program studinya silahkan lihat website data base Universitas Jerman sekaligus sebagai hub dari berbagai jejaring universitas di Jerman:
7. Untuk mengetahui lembaga pemberi dana riset S3 di Jerman silahkan eksplore website ini:
8. Jawaban terbuka atas salah satu surat orang tua yang putra/i-nya selepas SMU studi S1 di JERMAN
https://ferizalramli.wordpress.com/2014/01/30/1653/
Jangan lupa juga untuk mengunjungi website DAAD.

Sumber : https://ferizalramli.wordpress.com/2013/08/12/tips-buat-yang-ingin-kuliah-di-jerman-from-zero-to-hero/