Selasa, 20 September 2016

Prosedur Pendaftaran S2 di Universitas Jerman

Prosedur Pendaftaran S2 di Universitas Jerman

Halo.. Berhubung sepertinya masih ada yang bingung tentang prosedur untuk pendaftaran S2 di universitas Jerman, maka pada postingan kali ini, saya akan mencoba menuliskan tentang prosedur pendaftaran S2 ini.
PERSIAPAN DOKUMEN
Okeh, First thing first… Untuk memudahkan proses pendaftaran, kita siapkan terlebih dahulu dokumen-dokumen yang biasanya dibutuhkan untuk pendaftaran S2 di Jerman. Sepengalaman saya mendaftar kampus-kampus yang ada di sana. Ini dia dokumen-dokumen yang harus saya persiapkan:
Wajib
  1. Curriculum Vitae
  2. Motivation Letter
  3. Recommendation Letter (1 Kepala Program Studi, 1 Dosen Pembimbing, 1 Dekan Fakultas)
  4. Ijazah S1 + Terjemah  dari ijazah S1 yang telah dilegalisir
  5. Transkrip S1 + Terjemah dari transkrip S1 yang telah dilegalisir
  6. Ijazah SMA + Terjemah dari ijazah SMA yang telah dilegalisir
  7. STTB SMA + Terjemah dari STTB SMA yang telah dilegalisir
  8. Sertifikat TOEFL IBT / IELTS Academic Module
  9. Sertifikat B1/ZD/DSH/Testdaf (Tergantung yang diminta oleh universitas)
  10. Fotokopi Paspor/SPRI
Kesepuluh dokumen ini amat saya sarankan disertakan ke dalam dokumen yang akan kita serahkan pada saat pendaftaran program S2 di universitas Jerman. Meskipun mereka tidak meminta sertifikat bahasa Jerman / bahasa Inggris, tapi tidak ada salahnya untuk menyertakan semuanya, hal ini dilakukan agar menunjukkan bahwa kita bisa 2 buah bahasa yang keberadaanya diakui secara internasional.
Dokumen terjemahan bisa dibuat dalam berbagai bahasa yang diterima oleh universitas yang kita daftarkan. Sebagai contoh, TU München menerima pendaftaran dalam 3 bahasa: Inggris, Jerman, dan Perancis. Maka bebas dari kita untuk memilih 1 di antara 3 bahasa tersebut. Akan tetapi untuk mempermudah ke depannya, saya menyarankan untuk menerjemahkan dokumen tersebut ke dalam bahasa inggris atau jerman.
Optional
  1. Essay
  2. Portofolio Proyek kita
  3. GRE / GMAT
Kedua dokumen (1, dan 2) ini bersifat opsional, tapi saya menyarankan untuk menyertakannya. Hal ini dimaksudkan agar kita bisa show-off kepintaran yang kita miliki (dengan cara yang elegan). Kenapa kita bisa show-off dengan menggunakan dokumen ini? Jawabannya satu, karena di duni akademik sudah menjadi seperti aturan gak tertulis bahwa kepintaran seseorang itu bisa tercermin dari tulisan-tulisan yang dibuat oleh orang tersebut. Dan di sinilah kesempatan kita untuk menunjukkan bahwa kita lebih baik daripada kandidiat lainnya.
Sedangkan dokumen yang ke-3 juga bersifat optional, tapi disarankan. Biasanya universitas yang ada di Jerman tidak mewajibkan kita untuk mengambil GRE ini. Akan tetapi saya menyarankan untuk mengambil tes ini jika keadaanya memungkinkan. Tujuannya sama dengan dokumen nomer 1, dan 2, yaitu untuk menunjukkan tingkat kepintaran kita. Semakin banyak parameter yang menunjukkan kita pintar, dan cocok sebagai kandidat program master di universitas yang kita tuju, semakin baik bukan? 😀
PENCARIAN INFO DI UNIVERSITAS
Berikutnya kita masuk ke tahap pencarian informasi di universitas yang akan kita daftarkan. Ada baiknya juga pencarian info di universitas yang akan kita masuki ini dilakukan dari jauh-jauh hari, dan dilakukan secara bersamaan dengan tahap persiapan dokumen. Memang berat sih jadinya, tapi semua ini dilakukan biar waktu kita jadi lebih efisien, dan agar kita tidak kelewatan deadline yang diberikan oleh universitas yang kita tuju.
Untuk pencarian info dari universitas ini tidak bisa saya berikan di sini secara lengkap. Karena lokasi dari informasi dari tiap-tiap universitas akan berbeda-beda, baik lokasi di dalam webnya, ataupun penyusunannya. Agak ribet sih sebenernya proses pencarian informasi ini, tapi menurut saya di sinilah seninya proses pendaftaran S2 di Jerman (dan luar negeri), kita harus bisa mengdapatkan informasi yang kita butuhkan untuk program pendaftaran dari web mereka. Dan jangan khawatir, biasanya semua hal sudah mereka cantumkan di dalam web mereka. 😀
Apa saja yang akan kita cari dari web universitas ini? Yang akan kita cari kurang lebih adalah hal-hal di bawah ini (biasanya terletak pada bagian prospective students, ataupun international students):
  1. Informasi tentang pendaftaran calon mahasiswa baru.
  2. Informasi tentang jurusan apa aja yang dibuka oleh mereka, dan syarat-syarat untuk masuk ke dalam jurusan tersebut.
  3. Deadline pendaftaran mahasiswa baru.
  4. Form pendaftaran program studi s2.
  5. Alamat pengiriman dokumen aplikasi
PENGIRIMAN DOKUMEN
Setelah informasi kita dapatkan, dan kita telah mengisi semua formulir yang diperlukan untuk pendaftaran, langkah berikutnya yang harus dilakukan adalah mengirimkan dokumen-dokumen pendaftaran tadi ke universitas yang kita tuju. Biasanya mereka sudah menentukan alamat pengiriman dokumen berdasarkan jurusan yang ingin kita ambil. Karena itu, pastikan bahwa kita mencatat alamat pengiriman yang benar. Jangan sampai kita salah mencantumkan alamat pengiriman dokumen tersebut, karena bisa jadi kita terpaksa mengirim lagi semua dokumen pendaftaran tersebut, dan itu akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
Berikut sedikit tips untuk pengiriman dokumen:
  1. Cetaklah dokumen-dokumen yang kita buat sendiri (CV, Motivation Letter, dlsb) dengan menggunakan printer laser. Jika kita tidak punya? Cari! Pasti ada donk di warnet ataupun yang sejenisnya. Kenapa hal ini saya sarankan? Hal ini dikarenakan hasil cetak printer laser akan lebih terkesan professional jika dibandingkan dengan hasil cetak printer inkjet/bubblejet.
  2. Gunakan juga kertas yang agak tebal untuk kegiatan cetak mencetak (jangan pakai yang 70 gram!)
  3. Gabungkan dokumen-dokumen yang akan kita kirimkan dengan menggunakan paper clip, dan bukan stapler. Hal ini dilakukan untuk memudahkan mereka mengkategorikan, dan memisahkan dokumen-dokumen kita sesuai dengan standar dan kebutuhan mereka.
  4. Gunakan jasa pengiriman yang sudah anda percaya. Saya sendiri menggunakan jasa pengiriman DHL. Memang agak mahal sih biayanya (berkisar antara 400 ribu rupiah), akan tetapi jasa pengiriman DHL ini selalu sampai ke sana antara 3-4 hari kerja. Di samping itu, saya juga bisa melihat real time posisi dokumen saya melalui web.
MENUNGGU PENGUMUMAN
Setelah kita kirimkan dokumen yang dibutuhkan, tinggal tunggu notifikasi dari universitas bahwa dokumen kita sudah diterima dan sedang diproses. Dan setelah itu, tinggal tunggu secara resmi pengumuman dari hasil pendaftaran kita di deadline yang telah ditentukan oleh universitas tersebut.
PROSES DAFTAR ULANG
Setelah kita diterima di universitas yang kita mau, selanjutnya tinggal melakukan proses daftar ulang di universitas tersebut. Biasanya tata cara proses daftar ulang ini akan diberitahukan, dan bisa kita lihat pada halaman web universitas tersebut.
.
Well, itu dia gambaran umum dari proses pendaftaran S2 di universitas jerman. Informasi yang ada pada tulisan ini bukan berfungsi sebagai pengganti dari petunjuk pendaftaran yang ada di universitas-universitas Jerman, akan tetapi berfungsi sebagai gambaran umum dari proses apa saja yang biasanya harus kita lewati pada saat mendaftar ke universitas yang ada di Jerman. 😀
Semoga tulisan saya ini berguna.

sumber : http://jermandes.kelasnusantara.com/prosedur-pendaftaran-s2-di-universitas-jerman/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar